EKONOMI KREATIF: Mari Pangestu Berdayakan Peran Media Massa

Article Source: http://www.bisnis.com/articles/ekonomi-kreatif-mari-pangestu-berdayakan-peran-media-massa

Oleh Hilda Sabri Sulistiyo

JAKARTA: Menparekraf Mari Elka Pangestu mengharapkan media mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan lebih banyak menggali potensi di sektor ekonomi kreatifnya.

“Pemahaman masyarakat mengenai industri kreatif perlu ditingkatkan. Kalau media cetak, elektronik dan online rajin membahasnya maka masyarakat juga menjadi kreatif dan inovatif,” ujarnya ketika menarima Dewan Pembina dan Pengurus Forum Wartawan Parekraf, siang ini 28 Februari 2012, di kantornya.

Keragaman dan kekayaan seni budaya Indonesia yang tinggi menjadi kekuatan baru bagi pengembangan ekonomi kreatif di tanah air. Oleh karena itu, kata Mari, 15 sub bidang ekonomi kreatif perlu disosialisasikan oleh media.

“Untuk industri fashion lewat kegiatan bertajuk Indonesia Fashion Week (IFW) yang baru lalu, misalnya, sudah ada sinergi dan kerjasama antar instansi bersama swasta bahwa fashion sebagai bagian dari industri kreatif akan menjadi kiblat Asia dan dunia,” jelasnya didampingi Putu Ngurah Kepala Pusformas Kemenparekraf dan pejabat eselon satu dan dua lainnya.

Masih ada 14 sub sektor industri kreatif lainnya yang harus digenjot dan minggu depan ada perhelatan Java Jazz 2012 yang sudah mendunia. Musik merupakan salah satu industri kreatif yang mengekspresikan kepedulian terhadap pariwisata dan berbagai hal termasuk pemanasan global.

Ketua Forum Wartawan Parekraf Tri Wibowo dalam kesempatan itu mengatakan pemahaman tentang industri kreatif memang dibutuhkan baik oleh masyarakat maupun pers nasional sendiri.

Oleh karena itu pihaknya berharap peran aktif dari Mari Pangestu dan jajaran eselon satu dan duanya dalam diskusi reguler yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Parekraf untuk menyuarakan soal industri kreatif.

“Dalam hal pariwisata ibaratnya kami sudah khatam dan paham luar kepala tetapi soal industri kreatif merupakan hal yang baru,” kata Tri Wibowo.

Mari mendukung kegiatan diskusi reguler tersebut termasuk melengkapi data statistik setiap bulan yang dikeluarkan oleh BPS sehingga masyarakat menjadi lebih paham dampak ekonomi berganda yang dihasilkan oleh kegiatan pariwisata.

Dia juga mendukung kegiatan workshop untuk pendalaman materi mengenai Neraca Satelit Pariwisata Nasional (Nesparnas) sehingga pengembangan pariwisata nasional menjadi sektor penghasil devisa utama. (faa)