Abdul Rochim Sulap Pelepah Pisang Jadi Lukisan

Article Source: http://www.seputarukm.com/abdul-rochim-sula-pelepah-pisang-jadi-lukisan/

Iye 3

Nganjuk, SeputarUKM—Untuk sebagian orang, pelepah pisang hanya sampah. Namun, di tangan Abdul Rochim, pelepah pisang bisa menjadi sumber penghasilan. Dia menjadikan pelepah pisang sebagai bahan utama dalam melukis. Triplek dia jadikan kanvasnya.

Cara melukisnya, pelepah pisang ditempelkan dan dirangkai di atas triplek yang sudah dilumuri lem. Kemudian diberi pernis sebagai sentuhan akhir. Dengan keterampilan memilih warna dan tekstur sesuai pola lukisan, ditambah sentuhan jiwa seninya, pelepah pisang jadi barang bernilai artistic dan bernilai jual.

Iye 3a
SUKM/Dok pribadi

Abdul mulai membuat lukisan dengan bahan pelepah pisang ketika dirinya masih duduk di bangku kelas tiga SMK kelas tiga, pada 2010. “Saat itu, semua siswa diwajibkan membuat prakarya sebagai syarat kelulusan,” kata dia. Pelepah pisang memang banyak terdapat di desa Kecubung, Nganjuk, Jawa Timur, tempat Abdul tinggal. Abdul memang hobi melukis. Lalu, terinspirasi menjadikan pelepah pisang sebagai bahan melukis.

Saat itu, guru dan beberapa temannya banyak memberikan apresiasi hasil karyanya. Ketika selesai menempuh pendidikan di SMK, Abdul menekuni profesi sebagai penggiat seni lukis berbahan pelepah pisang. Awalnya, pesanan hanya datang dari beberapa orang peminat di daerahnya.

“Barulah ketika lukisan tersebut dipublikasikan di internet melalui website www.senipelepahpisang.blogspot.com, dan situs jual-beli online, pesanan mulai datang dari berbagai daerah di Jawa Timur,” kata Abdul.

Lukisan yang awalnya hanya dibanderol puluhan ribu, kini dipatok dengan harga Rp 500 ribu, bahkan lebih. Tergantung besar dan tingkat kesulitannya. Puluhan pesanan pun akhirnya diterima setiap bulan.

Dari puluhan lukisan yang diproduksi setiap bulan, beberapa lukisan dibuat khusus sesuai keinginan pemesan. Tapi, ada pula yang dibuat sendiri oleh Abdul dan dipajang di rumahnya, yang juga dijadikan galeri.

Pesanan yang semakin banyak membuat Abdul berniat merekrut pekerja. Minimal untuk membuat rangka lukisan, bingkai, dan pengecatan. “Untuk proses merangkai pelepah menjadi lukisan, tetap oleh saya sendiri karena memang butuh keahlian khusus.”

Tema lukisan Abdul beragam. Mulai dari pemandangan, kaligrafi, sketsa manusia, hingga hewan. Usaha Abdul termasuk bisnis bermodal kecil. Cukup dengan pelepah pisang yang sudah kering, triplek, lem kayu, air, dan cat pernis. “Jika ada yang berminat menjadi mitra, kami terbuka untuk itu,” kata dia.

Abdul memberikan bocoran cara membuat lukisan pelepah pisang. Pertama, potong triplek persegi dengan gergaji sesuai ukuran yang diingginkan. Kedua, amplas triplek, agar bekas potongan halus. Lalu, siapkan lem dan tuangkan ke tempatnya, kemudian aduk dan beri air bila kurang encer. Kemudian, gambar pola atau lukisan dengan pensil di atas triplek.

Selanjutnya, pelepah pisang yang kering dibersihkan dari kotoran. Pilih warna, bentuk, serta tekstur pelepah pisang dengan gunting yang sesuai pola lukisan. Setelah itu, ratakan lem dengan kuas di atas triplek yang dipola, dan lekatkan pelepah pisang yang dibentuk di atas polanya. Setelah lukisan jadi, pernis lukisan agar awet. Buatkan bingkai.
Kontributor: Adi Riyadi
Editor: Fandy Hutari