Gurih cuan tawaran kentang goreng aneka rasa

Article Source: http://peluangusaha.kontan.co.id/news/gurih-cuan-tawaran-kentang-goreng-aneka-rasa

Oleh Silvana Maya Pratiwi

Tawaran kemitraan usaha kentang goreng bermerek Rumah Potatoes di Jakarta. Foto: DOK Rumah Potatoes

Tawaran kemitraan usaha kentang goreng bermerek Rumah Potatoes di Jakarta.

Foto: DOK Rumah Potatoes

Rumah Potatoes menawarkan kemitraan usaha kentang goreng aneka rasa. Paket investasi yang ditawarkan senilai Rp 6 juta. Mitra akan mendapat booth dan perlengkapan usaha. Target balik modal sekitar empat bulan.

Bisnis kentang goreng atau french fries masih menjamur. Camilan ini banyak dilirik karena bahan baku yang mudah didapatkan dan modal yang diperlukan untuk membuka bisnis ini tidak terlalu mahal. Sehingga balik modal pun bisa cepat didapat.

Salah satu pelaku usaha yang menawarkan menu ini adalah Widianto yang mengusung nama usaha Rumah Potatoes. Gerai ini sudah berdiri sejak tahun 2009 di Jakarta dan resmi menawarkan kemitraan sejak tahun 2010.

Saat ini Rumah Potatoes sudah memiliki 37 gerai yang beroperasi di Jakarta, Yogyakarta, Purwokerto, dan Makassar. Dari semua gerai yang beroperasi, lima milik pusat dan sisanya milik mitra.

Jika Anda berminat menjalankan usaha yang sama, Widianto menawarkan paket investasi senilai Rp 6 juta. Mitra akan mendapatkan peralatan berjualan dan bahan baku lengkap mulai dari gerobak, kompor gas, regulator, tabung gas, wajan, spanduk, daftar menu, seragam, dan lain-lain.

Kerjasama ini berlangsung selamanya dan mitra tidak dipunggut biaya royalti. Mitra hanya diwajibkan membeli bahan baku dari pusat berupa bumbu, kentang, mayonnaise, saos, dan label.

Rumah Potatoes menyediakan 12 varian rasa kentang mulai dari jagung bakar, pedas, black pepper stick, barberque, pizza, balado, keju, sapi panggang, dan lain-lain. Harga jual dibanderol mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 11.000 per porsi.

Dari gerai yang sudah beroperasi, dalam sehari mitra bisa menjual minimal 50 porsi kentang. Dari situ omzet yang terkumpul berkisar Rp 100.000 hingga Rp 300.000 per hari atau sekitar Rp 3 juta sampai Rp 9 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya bahan baku, sewa tempat, gaji pegawai dan biaya operasional lainnya, mitra masih bisa meraup laba bersih sekitar 40% dari omzet. Sehingga target balik modal sekitar tiga sampai empat bulan.

Luas ruangan usaha cukup 2 meter (m) x 2 m dengan satu orang karyawan. Dia mengklaim, varian rasa kentang yang banyak menjadi kelebihan usahanya, selain tidak ada beban biaya royalti bagi mitra. Sehingga, pengeluaran mitra bisa ditekan.

Ke depan, Widianto berharap bisa menggandeng lebih banyak mitra. Cermati tawarannya dulu sebelum bergabung. Editor: Tri Adi