Heemmmm, Empuknya Keripik Akar Pisang

Article Source: http://jambi.tribunnews.com/2016/01/13/heemmmm-empuknya-keripik-akar-pisang

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

Iye 8
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR

Keripik akar pisang hasil produksi warga Lingkar Selatan

TRIBUNJAMBI.COM - Keripik pisang. Mendengar nama keripik pisang sepertinya masyarakat Jambi sudah biasa. Namun jika akar pisang yang dijadikan keripik gimana ?

Nah kali ini tribunjambi melalui rubrik UKM Corner ingin menyajikan kepada pembaca tribunjambi keripik akar pisang.

Akar pisang, sepertinya mustahil bisa diolah menjadi bahan makanan, apalagi sebagai keripik. Namun karena keuletan pengrajin satu ini, dia bersama karyawannya bikin keripik akar pisang.

Neni Triana (40) yang merupakan pengusaha keripik pisang bernama DJ (Darma Jaya) yang beralamat di. RT 05 Kelurahan Lingkar Selatan. Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi ini menurutkan bahwa keripik akar pisang itu hanya namanya saja. Namun komposisi dan bahan keripik itu seutuhnya dari pisang asli.

“Namanya saja yang akar pisang. Kalau bahannya dari pisang,” sebut Neni Rabu (13/1).

Wanita tiga anak ini mengatakan ketertarikan menamakan hasil produksinya ini akar pisang lantaran ingin membuat ketertarikan konsumennya kepada produksinya.

Di keripik pisang DJ, kata Neni terdapat banyak varian rasa keripik pisang. Mulai dari rasa asin, jagung manis, balado, pedas manis dan rasa capucino. Nah untuk tampilan terbaru, ia menamakan keripik akar pisang.

Keripik akar pisang ini dibuat dari pisang lilin. Untuk menjadikan pisang mentah segar ini menjadi keripik, maka perlu beberapa tahapan. Neni mengatakan pengolahan pisang untuk dijadikan keripik akar pisang diantaranya pisang lilin dikupas lalu dibersihkan.

Setelah tahapan pembersihan, pisang tersebut diparut dan kemudian dicampur dengan tepung serta mentega. Setelah itu dicetak kemudian digoreng. Setelah itu langsung diberikan bubuk rasa.

Dari warna, keripik akar pisang mempunyai warna cokelat. Menurut Nani, warna yang ada di keripik itu adalah warna alami dari pisang itu sendiri.

“Pisang lilinkan manis, nah kalau digoreng warnanya jadi cokelat. Jadi keripik akar pisang tidak menggunakan pewarna dan pemanis. Semuanya alami dari pisang itu sendiri,” ungkapnya.

Jika dimakan, keripik akar pisang ini sangat empuk, renyah, dan tentunya enak. Jika ingin mendapatkan keripik akar pisang ini, masyarakat tak perlu repot ketempat produksinya, cukup datang keminimarket atau mall-mall terdekat disekitar rumah anda. Nah bagaimana dengan yang diluar Kota atau Provinsi,? Tenang, keripik ini juga telah beredar keluar kabupaten kota. Bahkan hingga keibu kota. (*)